Tugas Review Manajemen Publik Relation
Nama : Gustinawati
Nim : C1D119151
Kelas : A (ilmu komunikasi)
MANAJEMEN PUBLIK RELATION
Oleh : Dr. H. La Ode Muh. Umran, M.Si
La Ode Herman Halika, S.Ip. M.I.Kom
MANAJEMEN HUMAS (PR)
A. Manajemen Humas
Manajemen humas adalah proses penelitian, perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian suatu kegiatan komunikasi yang disponsori oleh organisasi. Menurut Franks Jeffkins, humas merupakan segala sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi berencana, baik kedalam maupun keluar, untuk mencapai tujuan khusus, yaitu pengertian bersama.
a). Sejarah
Kemunculan manajemen humas ditandai dengan kegagalan profesi kehumasan dalam menghadapi krisis pada tahun 1906. Saat itu, terjadi pemogokan buruh industri penambangan batu bara di AS yang mengancam kelanjutan dari industri batu bara tersebut. Muncul seorang tokoh humas pertama, Ivy Led Better Lee yang memperkenalkan manajemen humas sebagai salah satu solusi yang tepat untuk menangani masalah tersebut.
b). Unsur-unsur
Menurut George R.Terry, seorang praktisi humas mempersiapkan unsur-unsur yang diperlukan demi tercapainya tujuan yakni:
• Manusia baik laki-laki maupun perempuan (men and women). Pihak yang terlibat dalam proses manajemen memainkan peranan penting terhadap keberhasilan kinerja manajemen.
• Alat-alat yang diperlukan (materials) mencakup barang-barang yang harus dibeli atau dipersiapkan dalam keberhasilan proses manajemen.
• Sarana yang digunakan (machines) meliputi semua yang mendukung penggunaan dari barang atau alat yang dimiliki dalam proses manajemen.
• Metode yang dipakai (methods) meliputi teknik atau cara yang digunakan dalam menjalankan proses manajemen.
• Dana (money) seberapa banyak anggaran yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan program.
• Pasar atau khalayak yang akan dituju (market) target sasaran perusahaan dalam menjalankan proses manajemen.
B. Tahapan dalam Manajemen Humas
1. Perencanaan (planning), mencakup penerapan tujuan dan standar, penentuan aturan dan prosedur, serta pembuatan rencana dan prediksi apa yang akan terjadi
2. Pengorganisasian (organizing), mencakup pengaturan anggota dan sumber daya yang dibutuhkan dan pemantauan kinerja karyawan
3. Pengkoordinasian (coordinating), mencakup pengaturan struktur kepanitiaan, pendelegasian kerja masing-masing bagian, dan penyusunan alokasi anggaran
4. Pengkomunikasian (communicating), mencakup penyampaian rencana program kepada publik internal dan eksternal
5. Pelaksanaan (actuating) merupakan tindakan menjalankan program sesuai dengan rencana yang telah dibuat
6. Pengawasan (controlling) merupakan kontrol atas jalannya pelaksanaan program.
7. Pengevaluasian (evaluating) merupakan penilaian terhadap hasil kinerja program.
8. Pemodifikasian (modificating) merupakan kegiatan pembaharuan atau revisi program berdasarkan hasil evaluasi.
C. Strategic Manajement Dalam Manajemen Hubungan Masyarakat
Dalam pelaksanaan pekerjaannya, seorang praktisi humas akan menggunakan konsep-konsep manajemen untuk mempermudah pelaksanaan tugas-tugasnya, seperti membuat rencana, melakukan persiapan, aksi dan komunikasi, dan ditutup dengan tindakan pengendalian yang disebut evaluasi. Proses itu dapat dijelaskan dalam bahan berikut (Cutlip, Center, Brown, 1985).
Proses Hubungan Masyarakat:
Pengumpulan Fakta > Definisi Permasalahan > Perencanaan dan Program > Aksi dan Komunikasi > Evaluasi.
Komentar
Posting Komentar